In der achten Klasse gab es viele Regeln. Ich musste um 6.15 Uhr in der Schule sein. Wenn ich spaet kamm, musste ich 10 Tausend Rupiah bezahlt, weil ich die Klasse aufraemen musste. Wenn ich fluchtete musste ich ein umgekehrten Daumen druckten und musste auf dem Wandmagazin hingen. Ich musste einen roten Stift und ein Lineal mitbringen, um Arabisch zu schreiben, damit es ordentlich gesagt wird.
Sebuah goresan pena di kenangan dunia maya yang penuh dengan sinyal gelombang elektromagnetik.Aku pernah bertanya pada rumput teki, entah sebab apa dia diam seribu bahasa. Aku pun bertanya pada penciptanya, aku kini yang diam seribu bahasa.Nanda - penuh canda dan tawa pada dunia yang fana ini. Mahasiswi #Bahasa. Apa loh! :P
Beliebte Beiträge
-
Tulisanku terdahulu cukup ramai menjadi rujukan teman 2 peminat prodi Jerman, sekarang aku ingin menulis tentang keberadaan prodi Pranci...
-
Negara Tiongkok merupakan salah satu raksasa ekonomi dunia. Tiongkok punya kekayaan alam yang berlimpah dan populasi penduduk terbanyak di d...
-
Sekarang giliran angka yang harus kita pelajari,,, mari! mari! kita bersama belajar dari 1 - 100 saja dulu.
-
Riset kecil-kecilanku tentang daftar kampus yang mempunyai Program Studi Pendidikan Bahasa dan/atau Sastra Jerman adalah bagian dari usaha...
-
Hari ini, Nanda dan teman-teman yang tergabung dalam pejuang muda tangsel mengadakan rapat, baik rapat secara daring maupun datang dan berko...

