Sebuah goresan pena di kenangan dunia maya yang penuh dengan sinyal gelombang elektromagnetik.
Aku pernah bertanya pada rumput teki, entah sebab apa dia diam seribu bahasa. Aku pun bertanya pada penciptanya, aku kini yang diam seribu bahasa.
Nanda - penuh canda dan tawa pada dunia yang fana ini. Mahasiswi #Bahasa. Apa loh! :P

Beliebte Beiträge

Kamis, 26 September 2019

Edisi 5: Belajar bahasa jerman - 8 kata sifat

Ditengah semaraknya mahasiswa/i untuk turun ke jalan menyuarakan aspirasi rakyat, mari kita hapalkan 8 kosakata baru dalam bahasa jerman. Semoga pemerintah yang sekarang dapat turun seperti zamannya Soeharto dahulu dan digantikan dengan presiden yang baru yang lebih adil dan aspiratif.
0

Selasa, 17 September 2019

Edisi 4: Belajar bahasa jerman - 15 kosakata kata kerja

Sekarang kita akan menghapalkan 15 kosakata bahasa jerman yang baru. Ayo bersamaku menghapal.
1. Memberi = Geben
2. Makan = Essen
3. Mengetahui = Wissen
4. Menginginkan = Wollen
5. Membawa = Tragen
6. Meninggalkan = Abfahren
7. Membawa = Bringen
8. Menulis = Schreiben
9. Berpikir = Denken
10. Mengambil = Nehmen
11. Berjalan = Gehen
12. Berlari = Rennen
13. Membutuhkan = Benöftigen
14. Menjadi = Werden
15. Akan = Sollen
0

Sabtu, 14 September 2019

Buku Pegangan Bahasa Jerman

Sesiapa yang ingin belajar bahasa jerman dari tingkat pemula hingga tingkat mahir berikut informasi buku yang harus dimiliki. Tidak musti harus baru, bekas pun tak apa-apa.
  1. Netzwerk A1 Kursbuch (Gesamtband) + 2 Audio-CDs. ISBN: 978-3-12-606128-5
  2. Netzwerk A1 Arbeitsbuch (Gesamtband) + 2 Audio-CDs. ISBN: 978-3-12-606130-8
  3. Netzwerk A2 Kursbuch (Gesamtband) + 2 Audio-CDs. ISBN: 978-3-12-606997-7  
  4. Netzwerk A2 Arbeitsbuch (Gesamtband) + 2 Audio-CDs. ISBN: 978-3-12-606999-1
  5. Netzwerk B1 Kursbuch (Gesamtband) + 2 Audio-CDs. ISBN: 978-3-12-605002-9 
  6. Netzwerk B1 Arbeitsbuch (Gesamtband) + 2 Audio-CDs. ISBN: 978-3-12-605004-3
  7. Aspekte Neu B2 Lehr- und Arbeitsbuch, Teil 1. ISBN: 978-3-12-605027-2
  8. Aspekte neu B2 Lehr- und Arbeitsbuch, Teil 2. ISBN: 978-3-12-605028-9
  9. C-Grammatik Übungsgrammatik Deutsch als Fremdsprache, Sprachniveau C1/C2. ISBN: 978-3-94-132311-7

0

Jumat, 13 September 2019

Buku Bahasa Jerman A1 - Pemula

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang maha kuasa dan benar-benar kuasa dan karena kekuasaan-Nya lah Dia telah menggerakan hati yang penuh berserah diri pada-Nya. 
Beberapa hari yang lalu, saat hari pertama kumpul dengan pembimbing akademik (PA) bu Senja mengatakan bahwa para mahasiswa diharapkan untuk menyediakan buku kuliah sebagai pegangan selama kuliah. Buku yang dimaksud adalah Netzwerk yang terbagi atas Kursbuch dan Arbeitsbuch yang dilengkapi dengan 2 CD.
Hari ini aku cek harga di toko nusacendana, Bandung. 

Uuuuund,,, Alhamdulillah dengan memposting di socmed bahwa aku membutuhkan buku tersebut dan mau beli buku bekas (biar harga bisa miring) eh tahunya malah di kasih gratis. Tidak hanya A1 tapi sekaligus A2. Mashaallah.
Ya meski ada coret-coretan disana sini, kupikir tidak masalah, kuanggap bonus saja, jadi tambahan ilmu!!!. Kan biasanya coret-coretan itu, ada info dibaliknya itu. Total Rp 595.000 menjadi Rp 0. Allahu akbar!

Abang juga mendapatkan buku gratis, tapi bukunya masih di Spanyol. Katanya kalau ada yang ke Indonesia nanti bisa dititipi. Ya semoga saja segera yahhh! Apapun itu tetap akan kusyukuri. Kusyukuri dengan sepenuh hati.

0

Edisi 3. Belajar bahasa jerman - Angka

Sekarang giliran angka yang harus kita pelajari,,, mari! mari! kita bersama belajar dari 1 - 100 saja dulu. 
2

Kamis, 12 September 2019

Edisi 2. Belajar bahasa jerman - 5 kosakata kata kerja

Kali ini aku akan membagikan lima kosakata dalam bahasa jerman yang semuanya itu adalah kata kerja. Semoga kalian dan aku terus semangat belajarnya.

0

Rabu, 11 September 2019

Edisi 1. Belajar bahasa jerman - Pengenalan hari

Blog ini selain aku isi dengan e-diary (baca: nyampah) akan aku isi dengan hal yang berguna jua. Kali ini aku akan membagikan kepada kalian nama-nama hari dalam bahasa Jerman. Semoga berguna. Supaya cepat dihapal, saya kasih link lagu untuk itu, silakan.
Das wochentage atau Das Alltag = hari-hari
0

Minggu, 01 September 2019

Beli biola di tanggal 01 Muharram 1441 H

Kami semua tahu bahwa statistika pertumbuhan manusia itu berada pada kuadran I, dan tentunya kesempatan meraih penghidupan yang lebih baik tergantung dari usaha positif kita. Usaha, doa dan tawakkal semuanya adalah satu paket.
Ehrlich gesagt hari ini aku membeli satu set biola di toko musik MG Sport & Music. Harganya sekitar 981K dan kubeli juga shoulder rest sehingga total 1146K. Inshaallah mulai hari ahad depan, aku rencana akan bergabung dengan AVC Bandung untuk belajar biola, 4 tahun kurasa cukup ya buat punya keterampilan ini. 

Sebelumnya aku pergi menonton konser AVC Bandung di Taman Lansia, acaranya dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berakhir satu jam setelahnya. Segera aku menggelinding ke Mall namun ternyata biolanya lagi kosong, hanya ada warna putih atau hitam. Kata abang, kalau warna putih atau hitam jangan dibeli. Lanjutlah aku menuju toko musik itu dan alhamdulillah kebeli jua.
Mari kita pulang dan mempersiapkan untuk hari esok, ESOK ADALAH HARI SENIN saudara-saudara!!!

0

Sabtu, 31 Agustus 2019

Ini lagu yang kusuka bila di biola, kamu?

Orang bijak pernah berkata: Jika gembira kamu akan menikmati lagunya, jika sedih kamu akan menikmati liriknya. Itulah musik
Beberapa lagu yang kusuka diantaranya:
A song from a secret garden

Tum hi ho
Mirae

Europeś skies
Hwang jin yi
0

Memainkan biola metode Suzuki

Rencananya besok setelah nonton konser AVC Bandung, aku akan mampir ke Mall untuk membeli satu set biola, music stand dan buku pedoman untuk pemain biola pemula. Aku pernah baca tentang metode Suzuki, yakni metode yang lazim digunakan untuk belajar biola. Dibawah ini aku tuliskan informasi tentang siapa perancang metode Suzuki dan bagaimana caranya.

Mengenai sang perancang metode
Dr. Shinichi Suzuki adalah seorang pemain biola dan pendidik musik yang lahir di Nagoya, Jepang pada tanggal 17 Oktober 1898. Suzuki adalah anak dari produsen biola pertama dan terbesar di Jepang. Ia menghabiskan masa kecilnya bekerja di pabrik biola ayahnya (Suzuki Violin Co, Ltd), memasang sound post biola.
Terinspirasi dari lagu Franz Schubert “Ave Maria” yang dimainkan oleh Mischa Elman dari sebuah phonograph, Suzuki kecil spontan segera mengambil biola dari pabrik ayahnya dan memainkan biola berdasarkan telinganya.
Tanpa akses ke instruksi profesional, ia mendengarkan rekaman dan mencoba untuk meniru apa yang dia dengar. Seorang teman dari keluarga Suzuki mendorong Shinichi untuk mempelajari budaya Barat, tetapi mempertimbangkan status sosial keluarga Suzuki, maka pada saat itu ayahnya tidak mengizinkan putranya untuk mempelajari instrumen musik. Pada usia 17 tahun, Suzuki mempelajari biola secara otodidak, karena ayahnya tidak mengizinkannya untuk mengenyam pendidikan musik formal. Tetapi pada akhirnya, ia berhasil meyakinkan ayahnya untuk mempelajari biola dengan salah satu guru biola di Tokyo. Pada usia 22, Marquis Tokugawa, teman Suzuki, membujuk ayahnya untuk memungkinkan dia untuk belajar di Jerman, dimana dia belajar di bawah bimbingan Karl Klingler. Disinilah Suzuki bertemu dengan banyak seniman dan tokoh terkemuka dunia, salah satunya adalah Albert Einstein. Suzuki menikah dengan Waltraud Prange (1905-2000), yang merupakan seorang penyanyi sopran.

Sekembalinya ke Jepang, ia membentuk kuartet string dengan saudara-saudaranya dan mulai mengajar di Sekolah Imperial Musik dan di Sekolah Musik Kunitachi di Tokyo. Selama Perang Dunia (PD) II, pabrik biola ayahnya dibom oleh pesawat perang Amerika dan salah satu saudaranya meninggal sebagai akibatnya dan Suzuki terpisah dengan istrinya karena istrinya tergolong sebagai orang asing. Dalam PD II ini, makanan menjadi sangat langka dan Suzuki pun sempat jatuh sakit, ia membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk pulih. Karena hal ini pula, keluarganya jatuh miskin dan tidak mempunyai uang sepeser pun, sehingga Suzuki memutuskan untuk meninggalkan posisi mengajar dan pindah ke kota terdekat, di mana ia membangun suku cadang pesawat kayu untuk mengumpulkan uang. Di tengah kondisi seperti ini, ia tetap memberikan pelajaran kepada anak-anak yatim di kota dimana dia tinggal. Suzuki bertekad untuk mengubah kehidupan anak-anak setelah kehancuran PD II. Ia mengadopsi salah seorang siswa, Koji, dan mulai mengembangkan strategi pengajaran dan filosofi - dimana ia mengkombinasikan aplikasi praktek pengajarannya dengan filsafat tradisional Asia.

Suzuki bermain untuk Imperial Court of Japan dan membentuk Suzuki Quartet dengan saudara-saudaranya. Dia juga menjadi presiden dari Sekolah Musik Teikoku dan mendirikan Tokyo String Orchestra. Karena kontribusinya tersebut, maka Suzuki disebut sebagai National Treasure oleh kaisar Jepang.

Seperti apa metodenya
Metode Suzuki adalah suatu pendekatan pendidikan instrumen musik yang mengacu kepada filosofi pendidikan dan pengajaran dari Dr. Shinichi Suzuki. Metode ini juga dikenal sebagai Mother-Tongue Approach. Terinsipirasi dari prinsip dasar pembelajaran bahasa ibu, dimana Suzuki menyadari implikasi fakta bahwa anak-anak dapat mempelajari bahasa ibu mereka tanpa kesulitan sedikitpun. Prinsip inilah yang akan diaplikasikan dalam pembelajaran instrumen musik. Bagi teman sekalian yang membutuhkan silakan mengunduhnya disini.

Sumber
1. jeliaedu
2. ridhosaptahadi
0

Kursus Bahasa Jerman